Monday, August 25, 2008

Kegelisahan hati....tanda..

Semua kegelisahan hati merupakan cara Sang Pencipta Kehidupan untuk meminta kita untuk naik keatas atau keluar dari keadaan yang menggelisahkan itu….
Kita hanyalah seperti tanah liat di tangan Sang Pembuat Timbikar kehidupan dan kita tak akan mampu untuk mengelak dari keharusan perubahan dari yang Beliau inginkan karena “Beliau mengetahui rancangan apa yang terbaik yang mengundang kedamaian, kesejahteraan dan hari depan yang penuh harapan”…
Dalam siklus kehidupan manusia memang kita harus melewati fase-fase kehidupan yakni fase belajar, bekerja, memimpin dan menikmati dan semua itu hanya ada dalam time frame terbatas karena umur kita memang terbatas….dan setiap orang memiliki durasi waktu yang berbeda-beda dalam setiap fase….
Semua fase-fase tersebut seyogya-nya memang harus mengarahkan individu itu menjadi seseorang yang baik…karena setelah itu barulah ia bisa berpengaruh atau menyebarkan sesuatu yang baik bagi lingkungannya sehingga peran Sang Pencipta Kehidupan menjamin dalam kesuksesan pribadi tersebut semakin tinggi……
Tidak selalu orang baik itu kaya atau tidak selalu orang jahat itu miskin…….karena parameter kesuksesan bukan hanya materi semata…. esensi kehidupan terletak bagaimana orang terdekat kita menghormati dan menyayangi kita.
Saya teringat mengenai “Cash Flow Quadrant” yang diajarkan Robert Kiyosaki untuk bagaimana orang hidup menjadi kaya atau berkelimpahan secara materi, saya melihat ada koorelasi-nya dengan pencapaian tiap fase kehidupan(belajar, bekerja, memimpin dan menikmati).
Cashflow Quadrant membagi perolehan materi dan waktu luang dalam 4 kelas: yakni pertama kelas sebagai karyawan(Employee), ke-2 sebagai Self Employee, ke-3 Business Owner dan terakhir Investor. Semakin orang mengarah ke kelas ke-4 atau Investor pastilah dia akan memiliki waktu luang dan kelimpahan materi yang lebih banyak.
Secara tidak sadar semua orang seharusnya menuju ke kelas ke-4 walaupun tidak mesti secara berurutan. Yang menjadi pembeda terbesar mengapa orang tidak sampai ke kelas ke-4 adalah karena manusia tidak menindak lanjuti kegelisahan hatinya untuk bertindak keluar dari zona nyamannya…..besarnya ketakutan yang dimiliki untuk mengejar sesuatu yang membutuhkan kerja keras, tantangan kekehidupan, dan ketidak pastian yang besar….karena kecenderungan orang adalah mengejar yang enak dan menghindari yang susah…..
Dan tujuan kelas tersebut merupakan cara Sang Pencipta kehidupan untuk membuat kehidupan kita berpengaruh dan berguna bagi sebanyak mungkin orang lain…. Saya pernah mengalami ke-4 kelas atau Quadrant tersebut…..sehingga mengetahui enak dan nggak enaknya dalam ke-4 kelas itu, kesenangan dan kecewaan yang saya hadapi…that’s life…kita tidak dapat mendapatkan pencapaian yang tinggi dengan resiko kecil “High risk High return”, Sehingga pembelajaran dalam fase-fase kehidupan itu sebenarnya adalah memastikan bahwa kita mempunyai pengetahuan yang cukup untuk melangkah kedalam arah yang benar..jika pun kita salah dalam melangkah kita masih tahu bagaimana harus memperbaiki-nya.
“Se-ekor anak ayam di peroleh dengan mengerami telur bukan dengan memecahkannya” sehingga butuh proses waktu dan kesabaran dalam memahami proses pembentukan dari Sang Pembuat Tembikar Kehidupan”.
So….Kegelisahan hati merupakan pertanda kita harus menentukan sikap dan mengambil tindakan, karena ada keajaiban dalam tindakan…….dimanakah kepercayaanmu ?

Dikutip dari:
http://bombot.blogs.friendster.com/my_blog/2008/08/kegelisahan_hat.html

0 comments:

Post a Comment

Recent Comments