Sunday, May 26, 2013

Persahabatan bagai Kepompong


Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

Kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

Reff:
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah


Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
Na na na na na na na na na


Semua yang berlalu
Biarkanlah berlalu
Seperti hangatnya mentari

Siang berganti malam
Sembunyikan sinarnya
Hingga ia bersinar lagi

Dulu kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan
Namun itu karna ku sayang

Sunday, May 12, 2013

WS Rendra: Hidup Tidaklah untuk Mengeluh dan Mengaduh

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh.
Hidup adalah untuk mengolah hidup.
Bekerja membalik tanah.
Memasuki rahasia langit dan samodra.
Serta mencipta dan mengukir dunia.

Kita menyandang tugas.
Karena tugas adalah tugas.
Bukan demi sorga atau neraka.
Tapi demi kehormatan manusia.
Karena sesungguhnyalah kita bukan debu.
Meski kita sudah reyot, tua renta dan kelabu.

Kita adalah kepribadian.
Dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang.
Ke masa silam yang tak seorang pun kuasa menghapusnya
-----------------------------------------

Sumber:
Puisi: http://www.sudutpandang.com/2009/08/ws-rendra-hidup-tidaklah-untuk-mengeluh-dan-mengaduh/
Gambar: http://m.lensaindonesia.com/2012/01/10/puisi-terakhir-ws-rendra-sebelum-meninggal.html
Kenangan  dari WS Rendra

Recent Comments